INOVASI DALAM SENI

INOVASI DALAM SENI

INOVASI DALAM SENI

“There’s a way to do it better. Find it” – Thomas Edison
Selalu ada jalan untuk menjadi lebih baik asalkan kita mencarinya. Menjadi lebih baik dan berbeda dengan sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan INOVASI. Beberapa inovasi yang telah dilakukan untuk pengembangan Kolintang adalah 25 Instrumen Ansambel Kolintang dengan bunyi dan fungsi yang berbeda karya Alm. Evert Van Lesar yang telah diakui MURI sebagai Kolintang inovasi baru dan pertama di dunia. Tidak sampai disini, karena Sanggar Bapontar mengusahakan pembuatan Kolintang yang lebih ramah lingkungan. Kolintang pada umumnya terbuat dari bahan dasar kayu jati untuk kotak resonansi. Kami telah mengembangkan satu teknologi dengan pemanfaatan kayu olahan (kayu daur ulang) tickblock sebagai bahan baku. Tickblock banyak dijual di toko bahan bangunan dengan ketebalan yang telah kami pertimbangkan. Selain ramah lingkungan, Kolintang ini sangat ringan sehingga mudah di angkut, harga yang lebih terjangkau dan yang terpenting telah lulus standar Alat Musik Kolintang dari Organisasi Kolintang Jakarta dan Indonesia. Kami terus berinovasi untuk menuju Kolintang sebagai industry yang memiliki efek domino bukan hanya untuk kesejahteraan artisnya tetapi juga untuk seniman dan pengrajin.

Dititik inilah ketiga usaha yang kami lakukan untuk Rediscovery, Preservation, dan Development terlihat nyata. Untuk mengembangkan Kolintang, kami meneliti alat musik ini untuk dikembangkan menjadi varian baru yang unik, digemari, dan dapat memutar roda ekonomi industry dibalik bentuk Kolintang yang kita kenal bersama, sehingga perkembangan positif dapat terjadi seiring dengan upaya pelestarian yang gencar dilaksanakan. Sanggar Bapontar membuka hati, merespon positif cepatnya globalisasi berjalan dan kami telah dan sementara menyesuaikan diri dengannya untuk membawa Kolintang dan kebudayaan Minahasa berefleksi dalam modernisasi tanpa meninggalkan unsur-unsur tradisi luhur yang melekat erat didalamnya.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Facebook

Twitter